Kesulitan pemegang paspor Indonesia untuk menuju Asia Tengah, selain masalah visa masuk negara Asia Tengah adalah :
- Memilih negara transit yang tidak memerlukan visa. Beberapa penerbangan, transit di China, Rusia, Turki, India dan Uzbekistan, yang semuanya memerlukan visa
- Banyaknya jumlah transit yang diperlukan. Banyak penerbangan yang menawarkan transit di 2 atau 3 kota transit di beberapa negara yang berbeda. Terlalu banyak transit, selain melelahkan, juga menghasilkan total waktu yang lebih lama untuk mencapai kota tujuan kita
- Lamanya total waktu penerbangan. Hampir sebagian besar penerbangan menuju Asia Tengah memakan waktu lebih dari 20 jam, bahkan ada yang mencapai 48 jam
- Harga tiket yang mahal
Jadi dalam memilih penerbangan, aku mesti mencari paling ideal dari 4 faktor di atas. Akhirnya aku memutuskan memakai Malaysian Air ke Kuala Lumpur. Lalu terbang menuju Bishkek melalui Almaty. Beruntung waktu mengunjungi kedutaan Kazakhstan, aku sudah mendapatkan informasi bahwa transit di Kazakhstan tidak memerlukan visa. Total waktu penerbangan 18 jam
Pulangnya memakai maskapai Somon Air dari kota Dushanbe ke Jakarta dengan transit via Dubai (tidak memerlukan visa). Total waktu penerbangan 20 jam
Mencari penerbangan yang paling ideal dari 4 faktor diatas, benar benar memakan waktu, karena waktu keberangkatan hanya tinggal 2 minggu lagi.
No comments:
Post a Comment